Kamis, 17 September 2020

Workshop Pembelajaran Berbasis IT Dimasa Pandemi Tingkat MI Sekabupaten Bireuen TA 2020

Workshop Pembelajaran IT di masa Pandemi Covid 19 tingkat MI se-kabupaten Bireun, diadakan oleh K2MMI Bireuen selama 3 hari yaitu dari tanggal 14 s/d 16 september 2020. kegiatan yang di ikuti oleh peserta berjumlah 80 orang guru Madrasah jenjang MI di MIN 50 Bireuen yang masing-masing terdiri dari perwakilan 7 gugus yang ada di kabupaten Bireuen yaitu gugus Bireuen, Gandapura, Peusangan  1, Peusangan 2, jeunib, Jangka.


Ketua K2MMI Bireuan, Sardani, S.Pd, yang di dampingi wakil ketua K2MMI juga selaku Kepala MIN 50 Bireuen, Darmawati, M.Ag dan bendahara K2MMI, Maryati, M.Pd, menjelaskan workshop ini di gelar sesuai dengan protokol kesehatan. Peserta terdiri dari guru kelas dan guru mapel dari Madrasah Ibtidaiyah dan diharapkan  setelah selesai kegiatan ini, guru tersebut dapat menjadi tutor sebaya di gugus masing-masing.


Kegiatan yang mengusung tema "Optimalkan KKG dan MGMP untuk meningkatkan kompetensi Guru Madrasah", dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan mendalam bagi guru tentang penggunaan IT dalam pembelajaran di masa pandemi covid-19.


Acara workshop ini dibuka langsung oleh Kankemenag Kbupaten Bireuen, bapak Drs. H. Zulkifli Idris, M.Pd yang berpesan kepada semua guru agar bisa menyesesuaikan tuntutan pendidikan sesuai zamannya, yaitu jadi guru harus MODIF dalam arti : Moderat, Inovatif dan Inspiratif.yang nantinya dengan adanya Modif tersebut, guru bisa membawa siswa-siswanya memahami makna moderasi agar tidak terbawa dalam pemahaman yang bersifat ekstrem, sehingga akan seimbang antara dunia dan akhirat.

 

Adapun pematerinya terdiri dari 3 orang dari TIM Pokjakwas Provinsi Aceh, yaitu : Drs. Nopia Dorsain, Jahallim Solin, S.Ag,MA. dan Julham Iskandar Muda, S.Pd, M.Pd.


Materi yang di sampaikan yaitu sistem pembelajaran daring via aplikasi whatsaap, zoom dan google meet. Walau pun aplikasi tersebut telah ada sebelum covid-19, namun bagi kita guru mungkin masih asing dikarenakan kita tidak pernah menggunakan aplikasi tersebut karena selama ini pembelajaran dilakukan aktif secara tatap muka. Disamping aplikasi tersebut, mungkin banyak aplikasi lain yang bisa di gunakan dalam proses pembelajaran selama daring, namun jika untuk tingkat MI maka aplikasi Whatsap, zoom dan google meet adalah aplikasi termudah mengingat tingkat usia siswa MI tersebut.


Banyak ilmu baru yang di dapat selama workshop tersebut sehingga di harapkan dengan adanya kegiatan KKG ini, guru bisa lebih inspiratif dan bisa menjadi teladan bagi peserta didik sehingga dapat melakukan perubahan demi membawa pendidikan kearah yang lebih baik.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Workshop Pembelajaran Berbasis IT Dimasa Pandemi Tingkat MI Sekabupaten Bireuen TA 2020

Workshop Pembelajaran IT di masa Pandemi Covid 19 tingkat MI se-kabupaten Bireun , diadakan oleh K2MMI Bireuen selama 3 hari yaitu dari tang...